Jumat, Februari 13, 2009

Memberi Tanpa Pertimbangan

Cobalah untuk mengawali suatu hari Anda dengan niat untuk memberi. Mulailah dengan sesuatu yang kecil yang tak terlalu berharga di mata Anda. Mulailah dari uang receh. Kumpulkan beberapa receh yang mungkin tercecer di sana-sini, hanya untuk satu tujuan, diberikan. Apakah Anda sedang berada di bis kota yang panas, lalu dating pengamen bernyanyi memekakkan telinga. Atau, Anda sedang berada dalam mobil ber-ac yang sejuk, lalu sepasang tangan kecil mengetuk meminta-minta. Tak peduli bagaimana pendapat Anda tentang kemalasan, kemiskinan dan lain sebagainya. Tak perlu banyak piker, segera berikan satu dua keping pada mereka.
Barangkali ada rasa enggan dan kesal. Tekanlah perasaan itu seiring dengan pemberian Anda. Bukankah, tak seorang pun ingin merendahkan dirinya menjadi pengemis. Ingar, kali ini Anda hanya sedang “berlatih” member, mengulurkan tangan dengan jumlah yang tiada berarti? Rasakan saja, kini sesuatu mengalir dari dalam diri melalui telapak tangan Anda. Sesuatu itu bernama kasih sayang.
Memberi tanpa pertimbangan bagai menyingkirkan batu penghambat arus sungai. Arus sungai adalah kepentingan yang berpusat pada diri sendiri. Sesungguhnya, bukan receh atau berlian yang Anda berikan. Kemurahan itu tidak terletak di tangan, melainkan di hati.

0 komentar:

Subscribe to alasan

Powered by us.groups.yahoo.com

Loading...

Mo... Hidup Sehat & Ideal

Cek Koneksi Internet Anda